Waktu pertama kali lihat kandang puyuh milik teman, saya sempat mengira semua peternak pasti memakai pakan pabrikan terus-menerus. Soalnya dari luar memang terlihat paling praktis. Tinggal beli lalu langsung dipakai.
Tetapi ternyata tidak semua begitu.
Ada beberapa peternak yang mulai mencoba meracik pakan sendiri karena harga pakan pabrikan makin naik. Awalnya saya kira hasilnya bakal jelek atau puyuh jadi kurang sehat.
Ternyata ada juga kandang yang hasil telurnya tetap lumayan stabil walaupun sebagian pakannya diracik sendiri.
Katanya yang penting bukan sekadar murah, tetapi campurannya jangan asal.
Karena kalau salah komposisi, puyuh biasanya cepat kelihatan efeknya. Kadang makannya berkurang, kadang produksi telur turun pelan-pelan.
Dari situ saya mulai sadar kalau meracik pakan puyuh ternyata tidak sesimpel mencampur bahan seadanya.
Banyak Peternak Mulai Mencampur Pakan Karena Harga Terus Naik
Beberapa tahun terakhir harga pakan memang sering berubah.
Dan menurut beberapa peternak yang pernah saya temui, biaya terbesar dalam ternak puyuh memang biasanya ada di pakan.
Makanya cukup banyak yang akhirnya mencoba campuran sendiri supaya pengeluaran tidak terlalu berat.
Biasanya mereka mencampur:
- jagung halus
- dedak
- konsentrat
- tepung ikan
Tetapi komposisinya juga berbeda-beda tergantung kondisi kandang dan umur puyuh.
Saya Pernah Lihat Puyuh Kurang Lahap Setelah Pakannya Diganti Mendadak
Ini pernah terjadi di kandang dekat rumah.
Awalnya pemilik kandang ingin menghemat biaya, akhirnya pakan langsung diganti total ke racikan baru.
Beberapa hari pertama memang belum terlalu kelihatan.
Tetapi setelah seminggu:
- puyuh mulai kurang aktif
- pakan lebih banyak tersisa
- hasil telur perlahan turun
Akhirnya campuran pakannya diperbaiki lagi dan dicoba sedikit demi sedikit.
Dari situ saya mulai paham kalau puyuh ternyata cukup sensitif terhadap perubahan makan mendadak.
Jagung Halus Hampir Selalu Dipakai
Kalau ngobrol soal racikan pakan puyuh, jagung halus termasuk yang paling sering disebut.
Biasanya dipakai sebagai sumber energi tambahan.
Selain mudah didapat, harganya juga lebih murah dibanding beberapa bahan lain.
Tetapi beberapa peternak juga bilang jagung tidak bisa dipakai terlalu banyak karena nutrisi puyuh tetap harus seimbang.
Kalau campurannya salah, puyuh biasanya cepat terlihat kurang fit.
Dedak Memang Murah, Tapi Tidak Bisa Dipakai Berlebihan
Saya pernah lihat ada orang yang terlalu banyak memakai dedak karena ingin lebih hemat.
Awalnya memang biaya pakan turun.
Tetapi lama-lama puyuh terlihat lebih kurus dan produksi telurnya ikut menurun.
Akhirnya campurannya diubah lagi.
Dari situ saya mulai ngerti kenapa beberapa peternak bilang pakan murah belum tentu benar-benar hemat kalau hasil telurnya malah turun.
Tepung Ikan Sering Dipakai untuk Tambahan Protein
Beberapa peternak juga menambahkan tepung ikan supaya kebutuhan protein puyuh tetap cukup.
Karena puyuh petelur memang cukup membutuhkan protein untuk menjaga produksi telurnya.
Tetapi biasanya jumlahnya tidak terlalu banyak karena harga tepung ikan juga lumayan mahal.
Makanya kebanyakan peternak mencoba mencari campuran yang tetap hemat tetapi nutrisinya masih aman.
Saya Pernah Lihat Tempat Pakan yang Jarang Dibersihkan
Awalnya saya kira masalah kandangnya ada di racikan pakannya.
Ternyata setelah diperhatikan, tempat makannya sendiri sudah lembap dan bercampur sisa lama.
Puyuh jadi kurang lahap makan.
Begitu tempat pakannya mulai rutin dibersihkan, kondisi makan puyuh perlahan membaik lagi.
Kadang masalah di kandang memang datang dari hal kecil yang tidak terlalu disadari.
Pakan Racikan Tidak Selalu Cocok untuk Semua Kandang
Ini juga yang sering bikin pemula bingung.
Karena lihat campuran orang lain bagus, akhirnya langsung ditiru.
Padahal kondisi tiap kandang berbeda.
Suhu kandang beda.
Jumlah puyuh beda.
Cara perawatan juga beda.
Makanya beberapa peternak biasanya mencoba campuran sedikit dulu sambil melihat reaksi puyuhnya.
Ada Peternak yang Tetap Mencampur Pakan Pabrikan
Tidak semua langsung memakai racikan full.
Beberapa justru mencampur pakan pabrikan dengan bahan tambahan supaya:
- biaya lebih ringan
- puyuh tetap mau makan
- nutrisi masih cukup stabil
Menurut saya cara seperti ini memang lebih aman untuk pemula dibanding langsung mengganti total pakannya.
Menurut Saya Puyuh Itu Lebih Suka Kondisi yang Stabil
Semakin sering lihat kandang puyuh, semakin terasa kalau hewan ini cukup sensitif.
Kalau:
- pakan terlalu sering berubah
- jadwal makan berantakan
- kandang terlalu panas
- air minum kotor
mereka biasanya cepat stres.
Dan biasanya efek pertama yang terlihat ya produksi telurnya mulai turun.
Makanya beberapa peternak lama lebih fokus menjaga kestabilan kandang dibanding terlalu banyak eksperimen.
Meracik Pakan Sendiri Memang Bisa Lebih Hemat, Tapi Tetap Harus Hati-Hati
Menurut saya ini yang paling penting.
Karena banyak orang terlalu fokus mengejar murah.
Padahal kalau campurannya salah:
- puyuh kurang nutrisi
- produksi telur turun
- pertumbuhan tidak bagus
Dan akhirnya biaya yang keluar malah bisa lebih besar lagi.
Makanya beberapa peternak lebih suka mencoba perlahan sambil melihat kondisi puyuh setiap hari.
Kesimpulan
Meracik pakan puyuh sendiri memang bisa membantu mengurangi biaya, terutama saat harga pakan pabrikan terus naik.
Tetapi dari beberapa kandang yang pernah saya lihat, hasil bagus biasanya datang bukan karena pakannya paling murah, melainkan karena campurannya cukup seimbang dan kondisi kandangnya tetap stabil.
Karena pada akhirnya puyuh yang nyaman dan nutrisinya cukup biasanya lebih mudah menghasilkan telur dengan baik dibanding puyuh yang terlalu sering mengalami perubahan pakan mendadak.
FAQ
Apakah pakan racikan sendiri lebih hemat?
Bisa lebih hemat, terutama jika bahan bakunya mudah didapat di daerah sekitar.
Bahan apa yang paling sering dipakai untuk racikan pakan puyuh?
Biasanya jagung halus, dedak, konsentrat, dan tepung ikan.
Kenapa puyuh kadang kurang lahap setelah ganti pakan?
Karena puyuh cukup sensitif terhadap perubahan pakan mendadak.
Apakah dedak bagus untuk puyuh?
Bisa dipakai, tetapi jangan terlalu banyak karena nutrisinya harus tetap seimbang.
Kenapa protein penting untuk puyuh petelur?
Karena protein cukup berpengaruh terhadap produksi telur dan kondisi tubuh puyuh.
Apakah pakan racikan cocok untuk pemula?
Bisa, tetapi lebih aman mencoba perlahan dan tidak langsung mengganti total pakan lama.
Kenapa produksi telur turun setelah mengganti pakan?
Biasanya karena campuran nutrisi kurang cocok atau puyuh belum beradaptasi.
Apakah pakan murah selalu lebih bagus?
Tidak selalu. Kalau nutrisinya kurang, hasil telur justru bisa ikut menurun.




Leave a Comment